Jumat, 30 November 2012

Faktor yang mempengaruhi kenaikan harga tiket kereta api Jabodetabek


PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menaikkan harga tiket kereta commuter (commuter line) mulai 1 Oktober 2012.
"Untuk setiap lintas semuanya sama, tambahannya Rp 2000 jadi kalau Bogor-Jakarta sekarang Rp 7000 nanti akan menjadi Rp 9000," kata Corporate Secretary PT KAI Makmur Syaheran pada BBC Indonesia.
Kenaikan itu dinilai perlu untuk membiayai perbaikan fasilitas termasuk perawatan gerbong.
"Ini yang utama agar kehandalan sarana dan prasaran bisa dijaga agar kemungkinan kereta mogok dan pembatalan perjalanan bisa dikurangi sampai maksimal," .
PT KAI sudah melakukan perhitungan kemampuan penumpang untuk membayar sebelum memutuskan besar kenaikan.
Kereta commuter tidak mendapat subsidi dari pemerintah karena itu PT KAI diberi hak untuk menentukan perhitungan dasar.

Reaksi penumpang
Sejumlah pelanggan kereta commuter mengatakan mereka mendukung keputusan ini selama ada tindakan konkrit perbaikan layanan.
"Perbaikan hal-hal yang kecil dulu deh, commuter line kan kelebihannya karena ada AC tapi AC sering mati dan panas," kata Dian, pelanggan commuter jurusan Bekasi-Jakarta PP.
"Minta diperbanyak kereta ke Depok kalau pagi, biasanya kalau jam 9-12, kereta ke Depok jaraknya bisa setengah jam bahkan lebih," kata seorang mahasiswa bernama Andri.

Kompensasi dari PT KAI
Lagian, Makmur menambahkan, kenaikan tarif akan dikembalikan dalam bentuk perbaikan dan terobosan pelayanan. Makmur mencontohkan akan ditempatkannya dua orang petugas kebersihan serta empat orang petugas keamanan di setiap rangkaian. Selain itu rencananya akan ada pula pelayanan kesehatan di beberapa stasiun.

Komunikasi lewat pengumuman-pengumuman juga akan ditingkatkan baik di dalam rangkaian kereta maupun di stasiun atau peron. Pelayanan yang satu ini dijanjikan disediakan dalam bentuk digital.

“Baru satu kereta yang sudah kami pasangi televisi layar LCD dan akan kami tambah lagi nanti,” katanya sambil menambahkan, “Otomatisasi teknologi di setiap stasiun juga akan ditambah.”

Peningkatan pelayanan termasuk dengan bertambahnya jumlah unit kereta itu sendiri serta jumlah perjalanannya. Saat ini, Makmur mengatakan, sudah ada 600 unit kereta dari jumlah 386 unit tiga tahun lalu. “Tahun ini kami juga akan membeli sebanyak 90 unit kereta dari Jepang.”

Kereta api anjlok karena ada rel kereta yang gompal
Petugas melakukan evakuasi KRL Commuter Line yang anjlok di stasiun Cilebut, Bogor, Jabar, Kamis (4/10). Evakuasi Commuter Line yang diperkirakan selama delapan jam tersebut menyebabkan perjalanan kereta api dari Bogor menuju Jakarta dan sebaliknya terganggu. (ANTARA/Jafkhairi)
Ada kira-kira lima menit kami terkurung di dalam. Sampai ada yang inisiatif untuk memecahkan kaca jendela tapi tak lama setelah itu baru terbuka pintunya
Bogor (ANTARA News) - Humas PT KAI Daerah Operasi I Jabodetabek Mateta Rijalulhaq mengatakan, kereta anjlok di Stasiun Cilebut diduga disebabkan oleh adanya rel kereta yang "gompal".

"Diduga ada rel kereta yang 'gompal' jadi ketika kereta akan berhenti menyebabkan anjlok keluar dari rel," katanya saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis.

Mateta menjelaskan, rel "gompal" maksudnya adalah rel yang terluka atau rel lepas di antara persambungan rel yang tidak terlalu besar seukuran 20cm sehingga sangat mempengaruhi kondisi kereta.

Menurut Mateta, perawatan rel rutin dilakukan setiap saat. Terjadinya rel "gompal" bukan karena kurang perawatan.

"Ini bukan kereta yang pertama berangkat. Kalau perawatan kurang otomatis yang terkena kereta awal. Tapi ini kereta perjalanan jam 06.07 WIB. Karena perjalanan kereta-kereta sebelumnya juga mempengaruhi," katanya.

Mateta mengatakan, pihaknya secara internal akan melakukan penyelidikan terkait anjloknya kereta nomor 435 tujuan Jakarta tersebut. Anjloknya kereta terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Kereta tersebut adalah commuter line nomor 435 yang berangkat dari Bogor menuju Jakarta.

Saat hendak berhenti di stasiun Cilebut, kereta mengalami gangguan dan tiba-tiba anjlok dan keluar dari rel lalu menabrak peron tengah. Kereta ketiga dari rangkaian tersebut melintang di antara rel Jakarta dan Bogor sehingga perjalanan kereta terganggu.

Menurut Galang (35) salah satu penumpang, kejadian tersebut sempat membuat panik penumpang yang ada di dalam kereta.

"Dari awal berangkat kira-kira sudah dekat Cilebut, jalannya sudah tidak enak. Kereta goyang-goyang. Lalu tiba-tiba bergetar dan dengan suara dentuman keras," katanya.

Galang mengatakan, saat kereta menabrak peron, getarannya terasa ke seluruh kereta. Saat itu kereta penuh penumpang yang hendak berangkat kerja.

Sesaat setelah kereta anjlok dan menabrak peron tengah, kepanikan penumpang semakin menjadi saat pintu kereta tidak terbuka.

"Ada kira-kira lima menit kami terkurung di dalam. Sampai ada yang inisiatif untuk memecahkan kaca jendela tapi tak lama setelah itu baru terbuka pintunya. Semua penumpang berhamburan keluar kereta," katanya.

Hingga berita ini diturunkan proses evakuasi rangkaian kereta masih terus dilakukan. Pertugas teknis dari PT KAI telah melakukan evakuasi dengan mengangkat rangkaian kereta menggunakan hidrolik.

Rel kereta api longsor akibat penyempitan sungai kalibaru
Jakarta - Jalur kereta api Jakarta-Bogor di Cilebut longsor pada Rabu (21/11) lalu. Menurut Direktur Keselamatan Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Hermanto, penyebab longsor jalur kereta penghubung Jakarta- Bogor tersebut karena penyempitan sungai.

"Longsor dikarenakan penyempitan sungai Kalibaru akibat adanya pemukiman di bantaran kali. Sehingga pas kejadian hujan besar membuat air meluap ditambah saluran irigasi sudah dangkal dan banyak sampah," kata Hermanto dalam konprensi pers di ruang rapat Gedung Karya Kementerian Perhubungan, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2012).

Selain penyebab, Hermanto juga menjelaskan faktor-faktor apa saja yang jadi penghambat di saat perbaikan rel. Salah satunya tingginya curah hujan di daerah tersebut dan minimnya akses untuk mobil-mobil besar pengangkut bahan-bahan material yang dibutuhkan di daerah itu.

"Dan masih dibutuhkan penelitian struktur tanah lebih lanjut untuk menentukan bidang longsor apakah kuat untuk dilalui," ujar Hermanto.

Hermanto juga menambahkan saat ini di lokasi jalur rel kereta yang longsor sedang dilakukan penimbunan. Dan nantinya jika sudah selesai, Dirjen Kereta Api akan menguji dulu apakah jalur sudah layak untuk dilewati.

"Namun kita membutuhkan waktu 10 hari dimulai dari hari ini. Jadi diperkirakan 10 Desember 2012 akan selesai dan untuk jalur hilir diberi perkuatan dengan menggunakan sheet pile hingga kedalaman bidang longsor agar jalur tersebut kuat untuk dilalui," imbuhnya.

Polri Tunggu Hasil Pemeriksaan KY Soal Hakim Agung Yamani
Polri menyatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan internal Mahkamah Agung terkait dugaan pemalsuan vonis terhadap gembong narkotika Hillary K Chimize.
"Sangat penting untuk mendapatkan info awal yang kemudian penyidik akan mempelajarinya, info awal itu adalah sebagai bukti permulaan yang cukup," kata Karopenmas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Selasa (29/11/2012).
Info awal yang dimaksud itu adalah laporan dari hasil pemeriksaan Komisi Yudisial (KY) terkait adanya dugaan manipulasi putusan Peninjauan Kembali (PK) terhadap gembong narkotika Hilary dari hukuman mati menjadi 15 tahun penjara, dan belakangan putusan tersebut dikorting lebih rendah menjadi 12 tahun penjara.
"Info awal bisa dari KY, karena kan saat ini masih ada pemeriksaan etik. Bilamana dalam pemeriksaan itu ada unsur pidana itulah yang diharapkan di sharing ke kita," papar Boy.
Mengenai adanya surat yang dilayangkan kepada Bareskrim Polri dari KY, Boy menyatakan pihaknya masih mempelajari isi dari surat tersebut.
"Setelah nanti dipelajari akan dilakukan analisa fakta untuk proses penyelidikan selanjutnya, akan sangat penting penyidik untuk pelajari konten yang ada dalam surat itu," jelas Boy.

Daftar pustaka














Senin, 01 Oktober 2012

Analisis jurnal


Judul jurnal : Tingkat kepuasaan konsumen terhadap pelayanan kereta api
Peneliti  : Mohamad Ilham
Tahun : 2011
Tema : kepuasan konsumen
Latar belakang : Dalam menanggapi kebutuhan transportasi Kualitas pelayanan menjadi dasar yang dapat mempengarui pilihan konsumen untuk memilih berbagai jenis jasa yang berkembang saat ini
Metodologi dalam penelitian : Model penelitian 1. variable x : Yaitu deskripsi dari banyaknya para respon mahasiswa yang membalas kuisioner melalui pesan blackberry dan sms 2.variable Y : Bagaimana mahasiswa universitas gunadarma memdeskripsikan pelayanan kereta api kelas ekonomi dan comutter line 3.1 DATA DAN VARIABLE Variable jenis kelamin (X1) : menggambarkan banyaknya penumpang kereta api dan banyaknya penjualan tiket pada stasiun kereta api pada setiap kelas ekonomi dan commuter line Variable jenis kereta api (X2) : mendeskripsikan indicator banyaknya penumpang dari beberapa faktor Faktor Kesan dari penumpang Faktor Fasilitas , Fasilitas Penunjang Dalam Kereta Api juga Tempat duduk 1. Faktor Informasi yang Cepat dan Jelas 2. Faktor karena Pelayanan ketepatan Informasi 3. Faktor Ketepatan Waktu 4. Faktor Sistem Pelayanan Citra Merek (Y) : yaitu bagaimana mahasiswa mempersepsikan pelayanan kereta api dari beberapa indikator yaitu : informasi yang cepat dan jelas , informasi ketepatan waktu , informasi system pelayanan , informasi karena pelayanan ketepatan informasi
Meneliti suatu objek yang akan di teliti Membuat pertanyaan untuk kuesioner Membagikan kuesioner melalui sebaran sms atau BBm tersebut kepada para responden Mengumpulkan kuesioner Mengolah datanya menjadi sebuah laporan
Penelitian yang dilakukan pada riset ini melalui Populasi yakni mahasiswa manajemen angkatan 2009 kelas 3EA01- 3EA04 berjumlah 158 orang mahasiswa, sedangkan sampel yang diambil sebesar 10 orang tiap kelasnya dari jumlah populasi tiap kelas . Jumlah tersebut mewakili dalam penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini minimal adalah sebanyak 30 responden. Dalam penelitian ini diperoleh 42 responden dan jumlah sampel yang besar cenderung memberi penduga yang lebih mendekati nilai sesungguhnya
Pada penelitian digunakan metode deskriptif untuk menganalisa data primer yang telah diperoleh, yakni metode analisa deskriptif . Metode analisa deskriptif dalam penelitian ini merupakan uraian atau penjelasan dari hasil pengumpulan data primer yang berupa kuesioner yang telah diperoleh dari responden penelitian. Sedangkan metode analisa regresi berganda menguji hasil pilihan dari factor jenis kelain dan jenis kereta .Gambaran deskriptif Gambaran hasil penelitian berdasarkan kuisioner dalam penelitian ini dan merupakan data primer , diperoleh gambaran umum berdasarkan hasil mengenai karateristik responden. Dengan menggunakan metode deskriptif untuk memberikan gambaran yang cermat dan lengkap tentang karakteristik objek yang diteliti, tujuannya adalah untuk menggambarkan secara sistematis dan faktual mengenai faktor-faktor yang ada dilapangan yang berkaitan dengan penelitian ini, Karateristik tersebut meliputi jenis kelamin , jenis kereta api , dan kelas.
Tabel Karakteristik Responden 4.3 Analisis 4.3.1 Analisis penelitan ini ditinjau dari beberapa faktor yang dilihat berdasarkan pada : A. karakter berdasarkan jenis kelamin (B1 = 0,6) Pada karateristik penumpang mengenai pria dan wanita pada kelas ekonomi lebih di dominasi kalangan pria karena dari harga yang hemat tetapi untuk commuter line lebih di dominasi kalangan wanita karena kenyaman dan keamanannya lebih terjamin , tetapi dalam hal ini untuk kereta api jeni ekonomi kalangan wanita ada tetapi tidak terlalu banyak di karenakan kenyamannya yang kurang terjamin dibanding kereta api jenis comutter-line B. karakter berdasarkan jenis kereta (B2=0,4) untuk jenis kereta api jenis ekonomi terbilang untuk harga lebih terjangkau dan banyak diminati tetapi untuk segi kenyaman dan keamanan sangat kurang , sedangkan untuk kereta api jeni commuter-line

Pembahasan : Kereta api jurusan Jakarta – bogor merupakan salah satu diantara banyak kereta api yang penumpang kelas ekonomi dan commuter-line dengan Rute Jakarta-bogor , bogor-jakarta merupakan kereta api yang tidak pernah sepi dari penumpang dan tempat duduk selalu penuh dengan penumpang, hal ini di harapkan pelayanan yang diberikan oleh petugas dan karyawan kepada penumpang bisa memuaskan. Maka dari itu penumpang akan merasa puas menggunakan jasa kereta api jika diberikan keamanan dan kenyaman yang baik
Hasil : PT. Kereta Api (Persero) sebagai salah satu perusahaan milik negara yang bergerak dalam bisnis jasa angkutan darat. Kereta Api merupakan alternatif bagi masalah angkutan jalan raya. Dalam meningkatkan kualitas pelayanan haruslah perlu diperhatikan khususnya pada keterpaduan dalam memberikan pelayanan dari pihak-pihak terkait yaitu para petugas yang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan dari pihak-pihak terkait yaitu para petugas yang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Di dalam menilai kualitas pelayanan menurut konsep manajemen transportasi dalam meningkatkan jasa pelayanan transportasi terdiri dari beberapa faktor-faktor keamanan dan keselamatan, perjalanan, ketepatan waktu, kemudahan pelayanan, kenyamanan dan kecepatan juga tepat dalam memberikan informasi.

Kamis, 03 Mei 2012

KETAHANAN NASIONAL



Latar Belakang

Sejak merdeka negara Indonesia tidak luput dari gejolak dan ancaman yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa. Tetapi bangsa Indonesia mampu mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatannya dari agresi Belanda dan mampu menegakkan wibawa pemerintahan dari gerakan separatis.

Ditinjau dari geopolitik dan geostrategi dengan posisi geografis, sumber daya alam dan jumlah serta kemampuan penduduk telah menempatkan Indonesia menjadi ajang persaingan kepentingan dan perebutan pengaruh antar negara besar. Hal ini secara langsung maupun tidak langsung memberikan dampak negatif terhadap segenap aspek kehidupan sehingga dapat mempengaruhi dan membahayakan kelangsungan hidup dan eksitensi NKRI. Untuk itu bangsa Indonesia harus memiliki keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga berhasil mengatasi setiap bentuk tantangan ancaman hambatan dan gangguan dari manapun datangnya.

Pengertian Ketahanan Nasional Indonesia

Kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang berintegrasi, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan ancaman hambatan dan gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Untuk menjamin identitas, integritas kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasionalnya.

Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh berlandaskan Pancasila, UUD 45 dan Wasantara.

Kesejahteraan = Kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata rohani dan jasmani.
Keamanan = Kemampuan bangsa Indonesia melindungi nilai-nilai nasionalnya terhadap ancaman dari luar maupun dari dalam.

Sifat – Sifat Ketahanan Nasional Indonesia

1. Mandiri = Percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri bertumpu pada identitas, integritas dan kepribadian. Kemandirian merupakan prasyarat menjalin kerjasama yang saling menguntungkan

2. Dinamis = Berubah tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategis.

3. Wibawa = Pembinaan ketahanan nasional yang berhasil akan meningkatkan kemampuan bangsa dan menjadi faktor yang diperhatikan pihak lain.

4. Konsultasi dan Kerjasama = Sikap konsultatif dan kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan moral dan kepribadian bangsa

Asas Ketahanan Nasional Indonesia

Asas ketahanan nasional adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan Pancasil, UUD 1945 dan Wawasan Nusantara. Asas-asas tersebut adalah sebagai berikut (Lemhannas, 2000: 99 – 11).

- Asas kesejahtraan dan keamanan
Asas ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan wajib dipenuhi bagi individu maupun masyarakat atau kelompok. Didalam kehidupan nasional berbangsa dan bernegara, unsur kesejahteraan dan keamanan ini biasanya menjadi tolak ukur bagi mantap/tidaknya ketahanan nasional.

- Asas komprehensif/menyeluruh terpadu
Artinya, ketahanan nasional mencakup seluruh aspek kehidupan. Aspek-aspek tersebut berkaitan dalam bentuk persatuan dan perpaduan secara selaras, serasi, dan seimbang.

- Asas kekeluargaan
Asas ini bersikap keadilan, kebersamaan, kesamaan, gotong royong, tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam hal hidup dengan asas kekeluargaan ini diakui adanya perbedaan, dan kenyataan real ini dikembangkan secara serasi dalam kehidupan kemitraan dan dijaga dari konflik yang bersifat merusak/destruktif. 

Sumber google.com 

Minggu, 15 April 2012

KASUS PELANGGARAN HAM


Kali ini meja dunia memberikan seputar Pelanggaran HAM yang ada di indonesia sedikit saya megambil dari beberapa sumber terakurat dan sangat terpercaya yaitu media indonesia moga bisa membantu berikut isinya
Koordinator dan Badan Pekerja Federasi Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar menegaskan kasus pelanggaran HAM tidak cukup hanya dengan permintaan maaf seorang presiden. Indonesia merupakan negara hukum sehingga penyelesaian secara hukum harus ditegakkan.

"Negara punya hukum, maka kebenaran harus diungkap, dan pihak yang bertanggungjawab harus dihukum. Permintaan maaf hanya melangkapi saja," ujar Haris di Jakarta, Jumat (23/3).

Menurutnya, negara harus menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan bagi korban pelanggaran HAM. Dikatakannya, selama ini pemerintah hanya mampu beretorika melalui kemampuan politik.

Namun, nihil yang mewujudkan keadilan bagi para korban pelanggaran HAM. Pemerintah, kata Haris, jangan hanya bicara tapi harus bertindak cepat dan cekatan menyelesaikan kasus pelanggaran HAM.

Ia pun menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak berani menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat. "Presiden tidak berani karena rawan ada risiko politik dari mantan pelaku pelanggaran HAM yang kini berpolitik," ujar Haris

Ia menegaskan selama ini Presiden SBY terlihat ragu bahkan tidak cukup memiliki kepercayaan diri menyelesaikan sejumlah kasus pelanggaran HAM berat. Selain itu, Presiden juga abai terhadap pertimbangan hukum MA dan Komnas HAM tentang kewajiban presiden untuk memberikan rehabilitasi terhadap korban pelanggaran HAM.

"Kami akan tetap mendesak dan menuntut, penuntasan kasus-kasus pelanggaran Ham berat. Itu harga mati, selama republic masih tegak, selama masih punya konstitusi, selama punya hukum dan beradab," tuturnya.  
Kasus pelanggaran HAM ini dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu :
a. Kasus pelanggaran HAM yang bersifat berat, meliputi :
  1. Pembunuhan masal (genisida)
  2. Pembunuhan sewenang-wenang atau di luar putusan pengadilan
  3. Penyiksaan
  4. Penghilangan orang secara paksa
  5. Perbudakan atau diskriminasi yang dilakukan secara sistematis
b. Kasus pelanggaran HAM yang biasa, meliputi :
  1. Pemukulan
  2. Penganiayaan
  3. Pencemaran nama baik
  4. Menghalangi orang untuk mengekspresikan pendapatnya
  5. Menghilangkan nyawa orang lain


Sumber : 
Kasus Pelanggaran HAM harus Diselesaikan secara Hukum           

KASUS PELANGGARAN HAM


Kali ini meja dunia memebeikan indo seputar Pelanggaran HAM yang ada di indonesia sedikit saya megambil dari beberapa sumber terakurat dan sangat terpercaya yaitu media indonesia moga bisa membantu berikut isinya
Koordinator dan Badan Pekerja Federasi Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar menegaskan kasus pelanggaran HAM tidak cukup hanya dengan permintaan maaf seorang presiden. Indonesia merupakan negara hukum sehingga penyelesaian secara hukum harus ditegakkan.

"Negara punya hukum, maka kebenaran harus diungkap, dan pihak yang bertanggungjawab harus dihukum. Permintaan maaf hanya melangkapi saja," ujar Haris di Jakarta, Jumat (23/3).

Menurutnya, negara harus menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan bagi korban pelanggaran HAM. Dikatakannya, selama ini pemerintah hanya mampu beretorika melalui kemampuan politik.

Namun, nihil yang mewujudkan keadilan bagi para korban pelanggaran HAM. Pemerintah, kata Haris, jangan hanya bicara tapi harus bertindak cepat dan cekatan menyelesaikan kasus pelanggaran HAM.

Ia pun menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak berani menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat. "Presiden tidak berani karena rawan ada risiko politik dari mantan pelaku pelanggaran HAM yang kini berpolitik," ujar Haris

Ia menegaskan selama ini Presiden SBY terlihat ragu bahkan tidak cukup memiliki kepercayaan diri menyelesaikan sejumlah kasus pelanggaran HAM berat. Selain itu, Presiden juga abai terhadap pertimbangan hukum MA dan Komnas HAM tentang kewajiban presiden untuk memberikan rehabilitasi terhadap korban pelanggaran HAM.

"Kami akan tetap mendesak dan menuntut, penuntasan kasus-kasus pelanggaran Ham berat. Itu harga mati, selama republic masih tegak, selama masih punya konstitusi, selama punya hukum dan beradab," tuturnya.  
Kasus pelanggaran HAM ini dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu :
a. Kasus pelanggaran HAM yang bersifat berat, meliputi :
  1. Pembunuhan masal (genisida)
  2. Pembunuhan sewenang-wenang atau di luar putusan pengadilan
  3. Penyiksaan
  4. Penghilangan orang secara paksa
  5. Perbudakan atau diskriminasi yang dilakukan secara sistematis
b. Kasus pelanggaran HAM yang biasa, meliputi :
  1. Pemukulan
  2. Penganiayaan
  3. Pencemaran nama baik
  4. Menghalangi orang untuk mengekspresikan pendapatnya
  5. Menghilangkan nyawa orang lain


Sumber : 
Kasus Pelanggaran HAM harus Diselesaikan secara Hukum