Selasa, 30 April 2013

Kesehatan Reproduksi



Kesehatan reproduksi menurut WHO (World Health Organization) adalah suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang utuh, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya, atau suatu keadaan di mana manusia dapat menikmati kehidupan seksualnya serta mampu menjalankan fungsi dan proses reproduksinya secara sehat dan aman.

1.      Tumbuh Kembang Remaja
Masa remaja dibedakan dalam :
ü  Masa remaja awal, 10 – 13 tahun
ü  Masa remaja tengah, 14 – 16 tahun
ü  Masa remaja akhir, 17 – 19 tahun

Pertumbuhan fisik pada remaja perempuan :
ü  Mulai menstruasi
ü  Payudara dan pantat membesar
ü  Indung telur membesar
ü  Kulit dan rambut berminyak dan tumbuh jerawat
ü  Vagina mengeluarkan cairan
ü  Mulai tumbuh bulu di ketiak dan sekitar vagina
ü  Tubuh bertambah tinggi

Perubahan fisik yang terjadi pada remaja laki-laki :
ü  Terjadi perubahan suara mejadi besar dan mantap
ü  Tumbuh bulu disekitar ketiak dan alat kelamin
ü  Tumbuh kumis
ü  Mengalami mimpi basah
ü  Tumbuh jakun
ü  Pundak dan dada bertambah besar dan bidang
ü  Penis dan buah zakar membesar

Perubahan psikis juga terjadi baik pada remaja perempuan maupun remaja laki-laki, mengalami perubahan emosi, pikiran, perasaan, lingkungan pergaulan dan tanggung jawab, yaitu :
ü  Remaja lebih senang berkumpul diluar rumah dengan kelompoknya
ü  Remaja lebih sering membantah atau melanggar aturan orang tua
ü  Remaja ingin menonjolkan diri atau bahkan menutup diri
ü  Remaja kurang mempertimbangkan maupun menjadi sangat tergantung pada kelompoknya





2.      Menstruasi atau Haid
Bila menstruasi baru mulai periodenya mungkin tidak teratur dan dapat terjadi sebulan dua kali menstruasi kemudian beberapa bulan tidak menstruasi lagi. Hal ini memakan waktu kira-kira 3 tahun sampai menstruasi mempunyai pola yang teratur dan akan berjalan terus secara teratur sampai usia 50 tahun. Bila seorang wanita berhenti menstruasi disebut menopause. Siklus menstruasi meliputi :
·         Indung telur mengeluarkan telur  kurang lebih 14 hari sebelum menstruasi yang akan datang
·         Telur berada dalam saluran telur, selaput lendir rahim menebal.
·         Telur berada dalam rahim, selaput lendir rahim menebal dan siap menerima hasil pembuahan
·         Bila tidak ada pembuahan, selaput rahim akan lepas dari dinding rahim dan terjadi perdarahan. Telur akan keluar dari rahim bersama darah.
Panjang siklus menstruasi berbeda-beda setiap perempuan. Ada yang 26 hari, 28 hari, 30 hari, atau bahkan ada yang 40 hari. Lama menstruasi pada umumnya 5 hari, namun kadang-kadang ada yang lebih cepat 2 hari atau bahkan sampai 5 hari. Jumlah seluruh darah yang dikeluarkan biasanya antara 30 – 80 ml

3.      Mimpi Basah, Bagaimana Bisa Terjadi ?
Ketika seseorang laki-laki memasuki masa pubertas, terjadi pematangan sperma didalam testis. Sperma yang telah diproduksi ini akan dikeluarkan melalui Vas Deferens kemudian berada dalam cairang mani yang diproduksi oleh kelenjar prostat. Air mani yang telah mengandung sperma ini akan keluar yang disebut ejakulasi. Ejakulasi yang tanpa rangsangan yang nyata disebut mimpi basah. Masturbasi adalah memberikan rangsangan pada penis dengan gerakan tangan sendiri sehingga timbul ereksi yang disusul dengan ejakulasi, atau disebut juga onani.

4.   Kehamilan
Merupakan akibat utama dari hubungan seksual. Kehamilan dapat terjadi bila dalam berhubungan seksual terjadi pertemuan antara sel telur (ovum) dengan sel sperma. Proses kehamilan dapat diilustrasikan sebagai berikut :
·         Sel telur yang keluar dari indung telur pada saat ovulasi akan masuk kedalam sel telur
·         Sperma yang tumpah didalam saluran vagina waktu senggama akan bergerak masuk kedalam rahim dan selanjutnya ke saluran telur
·         Di saluran telur ini, sperma akan bertemu dengan sel telur dan langsung membuahi

Tanda-tanda kehamilan :
·         Sering mual-mual, muntah dan pusing pada saat bangun tidur (morning sickness) atau sepanjang hari
·         Mengantuk, lemas, letih dan lesu
·         Amenorhea (tidak mengalami haid)
·         Nafsu makan menurun, namun pada saat tertentu menghendaki makanan tertentu
·         Dibuktikan melalui tes laboratorium
·         Perubahan fisik seperti payudara membesar dan sering mengeras, daerah sekitar Aerola Mammae (sekitar puting) membesar


5.   Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya
Alat-alat reprofroduksi wanita yaitu:
Genetalia Eksterna
a)      Mons Veneris berfungsi untuk melindungi alat genetalia dari masuknya kotoran selain itu untuk estetika
b)      Labia Mayora berfungsi untuk menutupi orga-organ genetalia di dalamnya dan mengeluarkan cairan pelumas pada saat menerima rangsangan seksual
c)      Labia Minora berfungsi untuk menutupi orga-organ genetalia di dalamnya serta merupakan daerah erotik yang mengandung pambuluh darah dan syaraf
d)      Klitoris merupakan daerah erotik utama pada wanita yang akan membesar dan mengeras apabila mendapatkan rangsangan seksual
e)      Vestibulum berfungsi untuk mengeluarkan cairan apabila ada rangsangan seksual yang berguna untuk melumasi vagina pada saat bersenggama
f)       Hymen merupakan lapisan tipis yang menutupi sebagian besar dari introitus vagina, membentuk lubang sebesar ibu jari sehingga darah haid maupun sekret dan cairan dari genetalia interrnal dapat mengalir keluar

Genetalia Interna
a)      Vagina  berfungsi sebagai  saluran keluar untuk mengeluarkan darah waktu haid dan sekret dari dalam uterus, alat untuk bersenggama, jalan lahir bayi waktu melahirkan
b)      Uterus berfungsi sebagai  tempat bersarangnya atau tumbuhnya janin di dalam rahim pada saat hamil. Memberi makanan pada janin melalui plasenta yang melekat pada dinding rahim
c)      Tuba Fallopi berfungsi sebagai saluran yang membawa ovum yang dilepaskan ovarium ke dalam uterus.
d)      Ovarium berfungsi memproduksi ovum
e)      Ligamentum berfungsi untuk mengikat atau menahan organ-organ reproduksi wanita agar terfiksasi dengan baik pada tempatnya, tidak bergerak dan berhubungan dengan organ sekitarnya.

Alat reproduksi pria dan fungsinya.
Alat-alat reprofroduksi pria yaitu :
Genetalia Eksterna
a)      Penis  berfungsi untuk menyalurkan dan menyemprotkan sperma saat ejakulasi
b)      Skrotum berfungsi untuk melindungi testis dari taruma atau suhu



Genetalia Interna
a)      Testis berfungsi sebagai memproduksi sperma, tempat memproduksi testosteron yang memegang peranan penting untuk sifat kelamin sekunder dan kejantanan
b)      Epididimis berfungsi sebagai menghubungkan testis dengan saluran vas deferens
memproduksi cairan yang banyak mengandung enzym dan gizi yang fungsinya mematangkan / menyempurnakan bentuk sperma
c)      Vans deferens berfungsi untuk menyalurkan sperma dari epididimis ke vesika seminalis
Tempat menyimpan sebagian dari sperma sebelum dikeluarkan.
d)      Vesika seminalis berfungsi sebagai tempat untuk mengeluarkan cairan yang sifatnya alkalis atau sedikit basa yang mengandung fruktosa dan zat gizi yang merupakan sumber energi bagi spermatozoa
e)      Kelenjar prostat berfungsi sebagai mengeluarkan cairan yang bersifat alkalis yang encer berwarna seperti susu mengandung asam sitrat, kalsium, beberapa zat lain
f)       kelenjar bulbo uretralis berfungsi mengsekresi cairan yang membantu agar sperma lebih tahan hidup dan lebih memungkinkan untuk bergerak dan memudahkan pembuahan.

6.   Sistem Reproduksi Manusia
Reproduksi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan yang baru. Tujuannya adalah untuk mempertahankan jenisnya dan melestarikan jenis agar tidak punah. Pada manausia untuk mengahasilkan keturunan yang baru diawali dengan peristiwa fertilisasi. Sehingga dengan demikian reproduksi pada manusia dilalkukan dengan cara generative atau sexual.  Untuk dapat mengetahui reproduksi pada manusia , maka harus mengetahui terlebih dahulu organ-organ  kelamin yang terlibat.

1 komentar:

  1. artikelnya membantu sekali, baca juga artikel untuk kesehatan di http://produkkecantikanalami.com/

    BalasHapus